TIPS MENGATUR KADAR GULA DARAH

Apa itu kadar gula darah?

Kadar gula darah adalah jumlah atau konsentrasi gula yang terdapat dalam darah yang digunakan sebagai sumber energi. Bagi penderita diabetes melitus dianjurkan untuk mengontrol kadar glukosa darah untuk mencegah terjadinya penyakit komplikasi dengan menerapkan empat pilar yaitu memberikan edukasi, terapi nutrisi medis, melakukan aktivitas fisik dan terapi farmakologi. Terapi nutrisi medis merupakan bagian penting dari penatalaksanaan diabetes melitus yang salah satunya dilakukan dengan mengatur pola makan.

Berikut tips untuk mengatur kadar gula darah agar tetap normal:

Dalam melaksanakan diet penderita diabetes mellitus harus mengikuti anjuran aturan 3J yaitu jumlah, jenis dan jadwal.

  1. Jumlah

Jumlah sesuai dengan kebutuhan gizi dan berpedoman pada prinsip diabetes.

Standar yang diajukan adalah makanan dengan komposisi;

  • Karbohidrat 45-65%
  • Protein 10-15%
  • Lemak 20-25%
  • Jumlah kandungan kolesterol disarankan <300 mg/hari
  • Jumlah kandungan serat 25 g/hari, diutamakan serat larut
  • Pasien diabetes dengan hipertensi perlu mengurangi konsumsi garam.
  • Pemanis buatan dapat dipakai secukupnya
  • Jumlah kalori disesuaikan dengan pertumbuhan, status gizi, umur, ada tidaknya stres akut, dan kegiatan jasmani

Prinsip pengaturan makan pada penderita diabetes hampir sama dengan pedoman gizi seimbang. Untuk itu perlu memperhatikan asupan gula, garam dan lemak. Asupan per hari untuk garam maksimal 1 sendok teh(2000 mg), dan lemak maksimal 5 sendok makan(67 gram).

  • Jenis

Jenis makanan utama yang dikonsumsi dapat disesuaikan dengan konsep piring makan model T, yang terdiri dari 50% kelompok sayuran (ketimun, labu siam, tomat, wortel, bayam, dll), 25% karbohidrat (nasi, kentang, jagung, ubi, singkong, dll), dan 25% protein (ikan, telur, tempe, tahu, kacang hijau, kacang merah, dll). Untuk mempermudahkan pemilihan bahan yang sesuai untuk penderita diabetes, perlu mengetahui indeks glikemik pada bahan makanan.

Indeks glikemik (IG) adalah ukuran kecepatan suatu pangan meningkatkan kadar glukosa darah setelah dikonsumsi. Nilai IG rendah adalah di bawah 55, IG sedang di antara 55 sampai 69, dan IG tinggi di atas 70. Pangan sumber karbohidrat dengan IG rendah dicerna dan diabsorbsi lebih lambat dibandingkan pangan IG tinggi sehingga tidak menimbulkan kenaikan gula darah yang signifikan. Bahan makanan dengan indeks glikemik rendah dapat dijadikan alternatif dalam menu makan seperti pisang ambon, kacang merah rebus, nasi sorgyum, pisang kepok kukus, nasi beras merah, kacang hijau rebus, serta jagung kukus dan sukun kukus dari kelompok IG sedang.

  1. Jadwal

Jadwal makan adalah 3x sehari serta selingan 2x snack yang rendah IG untuk menjaga kestabilan gula darah. Untuk mempermudahkan menentukan waktu makan agar bisa tepat setiap harinya dengan jarak waktu 3 jam yaitu makan pagi pukul 06.00-07.00, selingan pagi pukul 10.00, makan siang 12.00-13.00, selingan siang pukul 16.00, makan sore pukul 18.00-19.00 dan selingan sore pukul 21.00. Penderita diabetes sebaiknya mengonsumsi makanan dengan jadwal makan yang sama setiap harinya untuk menstimulasi insulin dalam tubuh.

Salah satu susu yang telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi penderita diabetes adalah lactona diabe.

Lactona diabe merupakan susu untuk penderita diabetes dapat juga dikonsumsi untuk pre diabetes maupun pecegahan diabetes. Kandungan tinggi serat larut air dari umbi chicory dapat membantu mempertahankan/memelihara fungsi saluran pencernaan. Lactona diabe tinggi 11 vitamin(vitamin A,B1,B2,B3,B5,B6,B9,B12, C, D,E) dan tinggi 4 mineral(iodium, kalsium, selenium, fosfor).

Keunggulan dari produk lactona diabe ialah tidak menggunakan sukrosa sebagai pemanis tetapi menggunakan isomaltulosa. Sukrosa pada tubuh dapat menyebabkan kenaikan gula darah. Sedangkan isomaltulosa tidak membuat kenaikan gula yang signifikan karena diserap dalam tubuh lebih lama dan kosntan. Isomalutosa diserap 3 jam dan  tidak membuat tubuh mengalami peningkatan gula darah. Isomaltulosa memiliki indeks glikemik rendah.

informasi selengkapnya mengenai produk bisa klik dibawah ini

https://produkmirotaksm.com/lactona-dia-b/

 

Sumber :

Diyah, Nuzul Wahyuning. 2016. Evaluasi Kandungan Glukosa Dan Indeks Glikemik Beberapa Sumber Karbohidrat Dalam Upaya Penggalian Pangan Ber-Indeks Glikemik Rendah. Dalam Jurnal Farmasi Dan Ilmu Kefarmasian Indonesia Jilid 3 No. 2. Faculty of Pharmacy Universitas Airlangga:Surabaya

Buku Saku CERDIK Diabetes

Waspaji S. Pedoman Diet Diabetes Mellitus. Jakarta: FK UI: 2007.

Tjokroprawiro, A. 2012. Garis Besar Pola Makan dan Pola Hidup Sebagai Pendukung
Terapi Diabetes Melitus
. Surabaya: Fakultas Kedokteran Unair

Diyah , Nuzul Wahyuning dkk. 2016. Evaluasi Kandungan Glukosa Dan Indeks Glikemik Beberapa Sumber Karbohidrat Dalam Upaya Penggalian Pangan Ber-Indeks Glikemik Rendah. Surabaya: Fakultas Farmasi Erlangga